Pelestarian Budaya, Tradisi "Gumbreg"

Administrator 03 Mei 2018 14:17:50 WIB

(Melikan_Sida Samekta). Salah satu tradisi yang sampai saat ini masih dilestarikan oleh masyarakat Desa Melikan adalah Gumbregan. Tradisi “Gumbregan” ini merupakan perwujudan rasa cinta dan bentuk syukur serta permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar ternak yang mereka pelihara dapat berkembang biak (babar dalam bahasa jawa), sehingga dapat membawa kemakmuran bagi masyarakat.

Bagi masyarakat Desa Melikan yang sebagian besar adalah petani, kehadiran ternak sangat membantu  kehidupan mereka, diantaranya tenaganya dapat dimanfaatkan untuk mengolah tanah, juga kotorannya dapat dimanfaatkan untuk pupuk. Selain itu ternak juga merupakan bentuk investasi usaha untuk menambah penghasilan masyarakat.

Oleh karena itu, sebagai wujud rasa cinta kepada ternak, masyarakat mengadakan acara “Gumbregan”. Seperti yang dilaksanakan oleh warga Padukuhan Ngricik Desa Melikan. Acara “Gumbregan” didahului dengan pembuatan Ketupat, dengan berbagai bentuk (nama) yang masing-masing mewakili permohonan dari masyarakat. Misalnya ketupat lepet, ketupat bantal dan ketupat bucu limo. Seperti yang disampaikan oleh salah satu warga Ngricik yang bernama Sarwoto, “Ketupat lepet mengandung maksut atau permohonan “lepet sama dengan cepet atau cepat dalam Bahasa Indonesia”, maksutnya dengan diberi makan ketupat gumbreg, warga berharap Tuhan Yang Maha Esa akan memberikan pertolongan sehingga hewan ternak mereka cepat besar dan berkembang biak, dan akan membawa kemakmuran yang dilambangkan dengan Ketupat Bantal. Dan kesemuanya itu hanya dapat terwujud jika manusia mau menjalankan 5 hal, atau disebut rukun Islam dan menjalankan Sholat 5 waktu, yang dilambangkan dengan Ketupat Bucu Limo”. Ungkap Sarwoto.

Inti Acara “Gumbregan” adalah upacara selamatan, dimana masyarakat menyajikan sedekah hasil bumi yang nantinya akan diberikan kepada ternak mereka masing-masing dan sebagian lainnya dikonsumsi oleh masyarakat itu sendiri.

Komentar atas Pelestarian Budaya, Tradisi "Gumbreg"

Endang sumpeni 03 Mei 2018 15:16:25 WIB
Lestarikan terus budaya nenek moyang yang ada....!
Endang sumpeni 03 Mei 2018 15:16:16 WIB
Lestarikan terus budaya nenek moyang yang ada....!

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Administrator
    Siip mas. Terus berjuang melanjutkan apa yang suda...baca selengkapnya
    28 Juni 2021 13:01:47 WIB
  • Dimas bayu setyo ardi
    Lurah Gatot Kaca (tro mito bin Citro Ganden) mbah ...baca selengkapnya
    27 November 2020 02:35:51 WIB
  • Administrator
    amiin,mohon sumbang saran membangun untuk kemajuan...baca selengkapnya
    09 Oktober 2020 10:26:55 WIB
  • Administrator
    insya allah tetap kita rilis untuk laporan kegiata...baca selengkapnya
    09 Oktober 2020 10:25:24 WIB
  • Edy
    Ingin melihat hasil hasil desa dan dana desa...baca selengkapnya
    19 Agustus 2020 10:08:35 WIB
  • Barkah mubarok
    Terimakasih sangat membantu...baca selengkapnya
    27 Juli 2020 19:34:16 WIB
  • ARDI
    Jos.... Berubah lebih BAIK dan maju insya alloh be...baca selengkapnya
    17 Maret 2020 14:52:16 WIB

  • ...baca selengkapnya
    05 Desember 2019 11:31:25 WIB
  • Suwardi Jogjos
    Masya Alloh, semoga diberikan ketabahan kepada sau...baca selengkapnya
    12 Maret 2019 19:57:13 WIB
  • Suratmi, S.Pd.AUD
    Kami sangat mendukung dengan berdirinya perpusdes ...baca selengkapnya
    04 Maret 2019 18:38:09 WIB
Galeri Foto
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial